Latest Post

Mengatasi Masalah pribadi


Urip sudah beberapa tahun bekerja di sebuah perusahaan yang cukup besar. Memang pekerjaannya cukup berat, menghadapi pelanggan yang selalu marah-marah dan bersikap kasar. Lama kelamaan, tanpa disadarinya, dia semakin mudah marah. Lama kelamaan dia semakin kasar, baik sikapnya maupun perkataannya.Suatu ketika, dalam rapat internal, semua orang membicarakan cara bagaimana meningkatkan pelayanan agar keluhan pelanggan berkurang. Pak Alex yang menjabat sebagai supervisor memberikan saran. "Kita perlu memperhatikan kebutuhan pelanggan. Mengapa pelanggan marah? Mungkin saja karena kebutuhannya tidak terpenuhi.""Bagaimana menghadapi pelanggan yang berbicara kasar dan menyerang pribadi? Misalnya, 'Kamu ini kok bodoh sekali? Sudah berapa lama kerja di sini?'.
Saya kan tidak terima kalau dibilang begitu?", tanya Urip."Nah, di sinilah kunci melayani pelanggan. Pelanggan bukan marah kepada kita sebagai pribadi. Dia marah karena kecewa terhadap pelayanan kita, cara kerja kita, produk kita, atau lainnya. Jangan dianggap sebagai masalah pribadi", kata pak Alex."Betul, jangan dianggap sebagai masalah pribadi. Kecuali kita memang salah, misalnya lupa, keliru, atau lainnya, ya sudah, minta maaf saja. Atau mungkin perkataan kita menyakitkan hatinya, ya wajar dong kalau orang lain marah", kata salah seorang karyawan lain.Mendengar jawaban itu, seperti biasa Urip membantah. Memang dia selalu membantah pendapat orang lain. "Wah, ya tidak bisa begitu! Dia jelas-jelas menuding saya sebagai orang bodoh! Masa bukan pribadi?" katanya dengan berang dan penuh emosi.Dengan sabar pak Alex berkata: "Coba kita tenangkan hati dulu, nanti malam direnungkan sendiri apakah yang saya katakan ini betul. Oke? Mari kita mengumpulkan usulan lain".Urip masih penasaran, tapi dia berusaha menahan diri.

Urip juga sadar bahwa sekarang dia sering merasa kurang sabar. Tidak seperti dulu. Dulu dia lebih tenang, lebih dewasa. Tapi akhir-akhir ini dia kok sepertinya seperti anak kecil dan mudah tersinggung, mudah emosi, dan mudah marah. Sepulang dari kantor, Urip mampir ke sebuah toko untuk membeli gula. Di toko itu ada seorang bapak sedang membeli beras. Setelah mendapatkan beras, dia membayar harganya. Karena bapak itu naik sepeda motor, beras itu perlu diikat di jok. Entah mengapa, ketika akan pergi, sepeda motornya miring dan bapak tersebut hampir jatuh. Bapak itu langsung marah dan membentakbentak.
Dia menyalahkan karyawan toko yang tadi mengikat karung berasnya.Tapi orang yang dimarahinya tetap tenang. Dia berkata: "Maaf pak." Lalu segera mengambil tali baru dan dengan cekatan mengikatnya lagi. Ekspresi wajahnya sangat tenang. Setelah selesai, dia dengan sopan berkata: "Sudah pak. Bisa tolong dicoba apakah sudah cukup kuat?" Bapak itu menarik-narik tali tersebut, ternyata sudah kuat.
"Ya sudah!", katanya. Lalu dia pergi.Diri sendiri Karyawan yang tadi dimarahi tetap tenang saja, tampaknya tidak kesal atau sakit hati. Urip berkata kepada karyawan tersebut: "Wah galak amat. Kan dia sendiri yang mau jatuh. Kok marah ke orang lain. Lawan aja mas! Jangan diam saja!" Tapi dengan tersenyum orang itu berkata:

 "Tidak perlu mas. Dia sebenarnya tidak marah kepada saya kok. Dia sebenarnya marah pada dirinya sendiri yang hampir jatuh. Karena malu, dia menyalahkan saya. Mungkin juga dia sedang kesal, atau mungkin juga anak isterinya sedang menunggu beras tersebut dan dia stres karena harus cepat-cepat pulang sedangkan perjalanan masih jauh. Bisa jadi tadi di kantor dia habis dimarahi bosnya. Yang jelas, dia sebenarnya bukan marah kepada saya mas"Urip tertegun. Dia diam saja dan segera membayar gula yang dibelinya. Sesampainya di rumah, Urip teringat terus kejadian yang baru saja dilihatnya tadi. Kata kata karyawan toko tadi terus terngiang-ngiang di telinganya. "Yang jelas, dia sebenarnya bukan marah kepada saya mas. "dalam hati kecilnya, Urip sadar bahwa yang membuatnya mudah marah dan bersikap kasar serta emosional adalah perasaannya yang merasa diserang pelanggan. Semua sikap marah atau keluhan pelanggan, dianggapnya sebagai kemarahan yang ditujukan kepada dirinya secara pribadi. Itulah yang membuatnya marah dan kesal. Dia merasa tidak salah kok dimarahi. Tersinggung dong.Tapi pegawai toko tadi tidak tersinggung. Dia malah bisa bersikap lebih profesional. Dia tidak menganggap kemarahan pelanggan sebagai masalah pribadi. Pantas, wajahnya tetap tenang, tidak tertekan. Urip jadi merasa malu terhadap dirinya sendiri. Betapa kekanak-kanakan sikapnya selama ini. Seperti anak kecil. Sangat tidak dewasa. Sangat tidak profesional. Mulai malam ini, Urip berjanji kepada dirinya sendiri untuk belajar bersikap seperti karyawan toko tadi. Dia ingin memisahkan masalah pekerjaan dengan masalah pribadi. Mungkin perlu waktu, tapi Urip sungguh-sungguh berniat mengubah dirinya. Dia sendiri sudah terlalu lelah bersikap pemarah. Energinya terbuang untuk terus-menerus marah dan kesal. Sangat melelahkan. Berbeda dengan karyawan toko tadi yang wajahnya tenang dan damai. Tidak tertekan. Pokoknya pisahkan masalah pekerjaan dari masalah pribadi. Be professional!

Sumber : anonymous

Jalan menuju kesuksesan


Sebuah cerita inspirasi untuk mendapatkan Motivasi sebagai Jalan menuju sukses Seorang anak muda berbicara dengan gurunya. Ia bertanya, Guru, bisakah engkau tunjukkan dimana jalan menuju sukses ? Uhm.., Sang guru terdiam sejenak. Tanpa mengucapkan sepatah kata, sang guru menunjuk ke arah sebuah jalan. Anak muda itu segera berlari menyusuri jalan yang ditunjukkan sang guru. Ia tak mau membuang-buang waktu lagi untuk meraih kesuksesan. Setelah beberapa saat melangkah tibatiba ia berseru, Ha! Ini jalan buntu Benar, di hadapannya berdiri sebuah tembok besar yang menutupi jalan. Ia terpaku kebingungan, Barangkali aku salah mengerti maksud sang guru. Kembali, Anak muda itu berbalik menemui sang guru untuk bertanya sekali lagi, Guru, yang manakah jalan menuju sukses? Sang guru tetap menunjuk ke arah yang sama. Anak muda itu kembali berjalan ke arah itu lagi.


Namun yang ditemuinya tetap saja sebuah tembok yang menutupi. Ia berpikir, ini pasti hanya gurauan  Dan anak muda itupun merasa dipermainkan. Emosi dan dengan penuh amarah ia menemui sang guru, Guru, aku sudah menuruti petunjukmu. Tetapi yang aku temui adalah sebuah jalan buntu. Aku tanyakan sekali lagi padamu, yang manakah jalan menuju sukses? Kau jangan hanya menunjukkan jari saja, bicaralah!
Sang guru akhirnya berbicara, Di situlah jalan menuju sukses. Hanya beberapa langkah saja di balik tembok itu. Siapa bilang tembok adalah tujuan akhir?

Sumber : Anonymous
 http://abckisahku.blogspot.com/2012/09/jalan-menuju-sukses.html

Download


Johny Ganteng Banget

Templates Live Demo

TEMPLATE FEATURES

Ini template Buatan Johny yang ganteg banget. Kalau mau silahkan didownload, mumpumh masih gratis. Johny Ganteng Banget was a simple template with elegant style. There's no specific feature in this template. It's a white and orange color with 2 column blogger in there, easy loading and SEO friendly I think, 1 right sidebar, 3 columns footer, automatic slider, multi level drop down menu, ads ready, clean design template, and more. This template suitable for all type of content blog especially for daily blogs, but you can use it for your site anything you like to. I hope you enjoy it and happy blogging.

Template Name : Johny Ganteng Banget
Author : Maskolis
Url Instruction : Creating Website
Designer : Creating Website
Url Designer : creatingwebsite-maskolis.blogspot.com

Update Templates

My Google Code was banned, there's so many script that I put in there can't be opened. But I already fixed it with the updates ones, you can re-download this template or you can change some script in this post, and I suggest you to save any javascript in this template with your own Google Code or another file hosting for better result. Read this tutorial to save Javascript in to your own Google Code.
 
 
 
 
Dibuat oleh Creatif Template, Johny yg ganteng
silahkan didownload

http://www.mastemplate.com/2012/08/johny-ganteng-banget.html
http://www.mastemplate.com/search?updated-max=2012-12-18T19%3A51%3A00%2B07%3A00&max-results=9

Abrasi yang dapat mengancam daratan

Indonesia sebagai negara kepulauan tentunya tidak lepas dengan garis pantai, Indonesia sendiri memiliki garis pantai terpanjang keempat di dunia setelah Kanada, Amerika Serikat dan Rusia, garis pantai Indonesia sendiri sepanjang 95,181 kilometer.
Namun sebanyak 20 persen dari garis pantai di sepnjang wilayah Indonesia dilaporkan mengalami kerusakan, tentunya kerusakan ini disebabakan oleh beberapa faktor, antara lain perubahan lingkungan dan abrasi pantai.
“Sangat disayangkan memang, rusakanya garis pantai kita, namun tentunya itu tidak bisa dilepaskan dari faktor-faktor baik faktor alam maupun faktor manusia, saya melihat abrasi pantai itu umumnya secara alami, namun ulah manusia juga menjadi faktor utama,” kata Pengamat Keluatan, Profesor Sahala Hutabarat kepada Maritim Magazine.
Ulah manusia yang dimaksud Sahala yaitu, banyaknya manusia yang tidak peduli sama trumbu karang, dimana banyak masyarakat yang mengambil begitu saja karang-karang yang ada dipantai. “Karang itu khan bisa menghambat ombak, dan mengurangi kekuatan gelombang yang mencapai pantai, jika karang dipantai diambil tentunya, hambatan ombak akan berkurang dan abrasipun tak terhindarkan,” ujarnya.
Gelombang ombak sendiri terbagi menjadi dua, yaitu gelombang menyebar dan gelombang memusat. Sahala menjabarakan, gelombang yang paling berbahaya tentunya gelombang memusat yang langsung mengarah ke pantai, jika karang pantai hilang, masih kata Sahala maka gelombang itu tentunya akan menggerus pantai, sehingga abrasi pantai tak terhindarkan.
“Hilangnya vegetasi mangrove (hutan bakau) di pesisir pantai. Sebagaimana diketahui, mangrove yang ditanam di pinggiran pantai, akar-akarnya mampu menahan ombak sehingga menghambat terjadinya pengikisan pantai. Sayangnya hutan bakau ini banyak yang telah dirusak oleh manusia,”
Industri-industri ditepi pantai yang juga menjadi faktor abrasi pantai, seperti misalnya pembangunan pelabuhan. “Pencegahannya supaya tidak terjadi abrasi, bisa dibuat penahan-penahan gelombang, saya kasih contoh di Ancol, adanya batu-batu, itu bisa mencegah abrasi. Karena gelombang yang harusnya terpusat, karena adanya batu-batu itu maka gelombang bisa terpencar,” tegas Sahala.
Faktor lain disebutkan oleh Profesor Ilmu Kelautan UNDIP  ini yaitu perubahan iklim menjadi penyebab abrasi pantai. Pasalnya dengan kondisi saat ini, tidak bisa terhindarkan. “Mau tidak mau perubahan iklim juga menjadi penyebab terjadinya abrasi pantai, jika dalam kurun waktu 10 tahun perbuahan iklim tidak bisa diminimalisir, dan kutub utara mencair maka pantai tersebut bisa menjadi terancam dan berbahaya,”
Ada beberapa solusi untuk mengatasi (paling tidak menghambat) masalah abrasi pantai ini, yang dijabarkan oleh Sahala Hutabarat, dimana Pemerintah harus segera secara bertahap melakukan pembangunan alat pemecah ombak, revetment, dan pembentukan tembok laut (groin), dan Hutan mangrove di sekitar pantai yang terkena dampak abrasi tersebut.
“Penanganan abrasi pantai memang sulit. Solusi di atas memiliki resiko dan kekurangan masing-masing. Pemasangan alat pemecah ombak tentunya memerlukan biaya yang sangat besar. Sedangkan penanaman vegetasi mangrove pun tidak dapat dilakukan disemua jenis pantai karena mangrove hanya tumbuh di daerah yang berlumpur,” ujarnya.
Tetapi meskipun sangat sulit, usaha untuk mangatasi abrasi ini harus terus dilakukan. “Jika masalah abrasi ini tidak segera ditanggulangi, maka bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan luas daratan di Indonesia banyak yang akan berkurang. Bahkan beberapa pulau terancam hilang,” cetusnya.
Abrasi merupakan proses pengikisan pantai oleh gerusan air laut baik yang disebabkan oleh meningkatnya permukaan air laut ataupun oleh tenaga gelombang laut dan arus laut yang bersifat merusak. Abrasi biasanya disebut juga erosi pantai.
Dampak yang diakibatkan oleh abrasi ini sangat besar. Garis pantai akan semakin menyempit dan apabila tidak diatasi lama kelamaan daerah-daerah yang permukaannya rendah akan tenggelam. Pantai yang indah dan menjadi tujuan wisata menjadi rusak. Pemukiman warga dan tambak tergerus hingga menjadi laut. Tidak sedikit warga di pesisir pantai yang telah direlokasi gara-gara abrasi pantai ini. Abrasi pantai juga berpotensi menenggelamkan beberapa pulau kecil di perairan Indonesia.
Dirjen Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Dr Moch Amron mengatakan bahwa sebanyak 20 persen dari garis pantai di sepanjang wilayah Indonesia dilaporkan mengalami kerusakan akibat berbagai permasalahan antara lain perubahan lingkungan dan abrasi pantai. “20 persen garis pantai di Indonesia mengalami kerusakan,” kata Amron, di Kementerian PU, Jakarta.
Amron mencontohkan, panjang garis pantai di Pulau Bali telah mengalami abrasi sekitar 91 kilometer atau 20,8 persen dari garis pantai pulau tersebut. Hal itu sangat disayangkan karena Indonesia memiliki garis pantai sekitar 95 kilometer. “Kerusakan garis pantai itu disebabkan oleh perubahan lingkungan dan abrasi pantai yang juga mengancam keberadaan lahan produktif dan pariwisata,” terangnya.
Sementara itu, Kementerian Keluatan dan Perikanan (KKP) melalaui Direktur Pesisir dan Lautan Ditjen KP3K , Dr, Ir Subandono Diposaptono mengatakan penanganan Abrasi tersebut memang wilayah dirinya, ada dua faktor yang dibuat oleh KKP, yaitu pembangunan Struktur dan Nonstruktur, namun KKP hanya berada pada wilayah Nonstruktur, yaitu penanaman pohon mangrove dan trumbu buatan. “Ini masuk dalam mitigasi bencana dalam PP nomer 64 tahun 2010, disebutkan abrasi pantai. Dan kita juga sudah menangani di daerah Demak,” kata Subandono.
Dikaui oleh Subandono, ada sekitar 20 Provinsi dan ratusan lokasi yang sudah terkena abrasi, dan penanganannya pun terus dilakukan, namun KKP tidak bisa bekerja sendirian, untuk penanganan abrasi dengan cara pembuatan tembok perlu kerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum. “Kami tidak bisa bekerja sendirian, tentunya penanganan abrasi dengan membuat tembok-tembok perlu bekerjasama dengan PU, kami hanya sebatas penanganan lunak,” ujarnya.
Penganan abrasi sendiri tentunya tidak sembarangan, seperti pembuatan tembok, perlu kajian secara komperhensif, karena masih kata Subandono jika pembangunan dilakukan disatu titik tanpa ada penagnagn yang serius maka bisa merubah tempat lain. “Jika tempat A ditangani tanpa melakukan kajian, maka bisa berakibat patal ke tempat lain. Harus dilihat dari arah mana gelombangnya, dan jika dibuat tembok apakah tidak akan merusak tempat lain, tentunya khan tidak boleh sembarangan,” pungkasnya.


Merintuhnya Ekosistem Mangrove

INDONESIA merupakan negara kepulauan terbesar yang memiliki sekitar 17.504 pulau dengan panjang pantai 95.181  km, sehingga negara kita memiliki potensi sumber daya wilayah pesisir laut yang besar. Ekosistem pesisir laut merupakan sumber daya alam yang produktif sebagai penyedia energi bagi kehidupan komunitas di dalamnya. Selain itu ekosistem pesisir dan laut mempunyai potensi sebagai sumber bahan pangan, pertambangan dan mineral, energi, kawasan rekreasi dan pariwisata. Hal  ini menunjukkan bahwa ekosistem pesisir dan laut merupakan aset yang tak ternilai harganya di masa yang akan datang.
Ekosistem pesisir dan laut meliputi estuaria, hutan mangrove, padang lamun, terumbu karang, ekosistem pantai dan ekosistem  pulau-pulau kecil. Komponen-komponen yang menyusun ekosistem pesisir dan laut tersebut perlu dijaga dan dilestarikan  karena menyimpan sumber keanekaragaman hayati. Salah satu komponen ekosistem pesisir dan laut adalah hutan mangrove.
Mangrove adalah vegetasi hutan yang tumbuh dan dipengaruhi oleh pasang surut air laut, sehingga lantainya selalu tergenang air. Tumbuhan mangrove bersifat unik karena merupakan gabungan dari ciri-ciri tumbuhan yang hidup di darat dan di laut. Bagaimana kondisi hutan mangrove di Indonesia?
Hutan mangrove Indonesia merupakan hutan mangrove terluas di dunia. Luas ekosistem mangrove di Indonesia mencapai 75 persen dari total mangrove di Asia Tenggara, atau sekitar 27 persen dari luas mangrove di dunia. Kekhasan ekosistem mangrove Indonesia adalah memiliki keragaman jenis yang tertinggi di dunia. Sebaran mangrove di Indonesia terutama di  wilayah pesisir Sumatera, Kalimantan dan Papua. Namun demikian, kondisi mangrove Indonesia baik secara kualitatif dan kuantitatif terus menurun dari tahun ke tahun.
Saat ini, tercatat Indonesia mempunyai hutan mangrove seluas 9,36 juta hektar yang tersebar di seluruh Indonesia. Sekitar 48 persen atau seluas 4,51 juta hektar rusak sedang dan 23 persen atau 2,15 juta hektare lainnya rusak berat. Kerusakan  hutan mangrove di Indonesia sebagian besar diakibatkan oleh ulah manusia. Baik berupa konversi mangrove menjadi sarana  pemanfaatan lain seperti pemukiman, industri, rekreasi dan lain sebagainya.
Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan  potensi sumberdaya mangrove, 3,7 juta hektar dari total  9,36 juta hektar  tersebut,  berada di kawasan hutan. Sedangkan 5,66 juta hektar lainnya, berada di luar kawasan hutan. Untuk  mengembalikan fungsi hutan mangrove, Kementerian Kelautan dan Perikanan terus menggalakkan penanaman kembali hutan mangrove yang telah rusak.
Padahal, keberadaan hutan mangrove sangat penting bagi kehidupan. Selain sebagai penyerapan polutan, juga melindungi pantai dari abrasi, meredam ombak, serta menahan sedimen. Di samping itu, mangrove juga dapat meredam air laut pasang yang mengakibatkan banjir rob serta tempat berkembang biaknya biota laut.
“Kita sejak tahun 2003 hingga 2009 telah melakukan penanaman mangrove untuk rehabilitasi dan mitigasi wilayah Mangrove  sebanyak 1,4 juta batang pohon, yaitu 1,15 juta batang untuk rehabilitasi kawasan pesisir dan 263,5 ribu batang untuk  mitigasi wilayah pesisir sehingga secara keseluruhan wilayah pesisir telah direhabilitasi seluas 280,1 hektar,” kata mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad beberapa waktu lalu.
Fadel mengatakan keberadaan ekosistem mangrove sangat penting, selain berfungsi sebagai tempat pemijahan biota laut juga  mempunyai andil dalam perubahan iklim melalui penyerapan emisi CO2. Fadel  menekankan keterlibatan masyarakat untuk merawat sangat penting, bahkan pihak swasta juga didorong untuk terlibat dalam penyelamatan hutan mangrove.

Kerusakan Hutan Mangrove Memprihatinkan
Berdasarkan data LSM Wahana Lingkungan Hidup (WALHI), hutan mangrove di Indonesia yang terus mengalami kerusakan seperti  di Aceh 50.000 ha, Sumatera Utara 60.000 ha, Riau 95.000 ha, Sumatera Selatan 195.000 ha, Sulawesi Selatan 24.000 ha, Sulawesi Tenggara 29.000 ha, Kalimantan Timur 150.000 ha, Kalimantan Selatan 15.000 ha, Kalimantan Tengah 10.000 ha, Kalimanta Barat 40.000 ha, Jawa Barat 20.400 ha, Jawa Tengah 14.041 ha, Jawa Timur 6.000 ha, Nusa Tenggara 3.678 ha, Maluku 100.000 ha dan Irian Jaya 2.934.000 ha. Total kerusakan hutan mangrove di Indonesia  3.806.119 ha.
Direktur Eksekutif Walhi Riau, Hariansyah Usman, mengungkapkan hampir sebagian besar hutan mangrove (bakau) di Riau mengalami kerusakan sangat parah. Kondisi inilah yang mengakibatkan sejumlah daerah di provinsi Riau mengalami abrasi. Kondisi paling parah terjadi di Kepulauan Meranti, sekitar 60 persen hutan mangrove di kawasan ini hancur akibat pembabatan yang dilakukan tanpa memikirkan dampak lingkungan.
Bentang alam kabupaten Kepulauan Meranti yang sebagian besar terdiri dari daratan rendah, menjadi sangat rawan. Pada umumnya struktur tanah di Kepulauan Meranti berupa tanah alluvial dan grey humus dalam bentuk rawa-rawa atau tanah basah dan berhutan mangrove. Lahan semacam ini sebenarnya subur untuk pengembangan di sektor pertanian, perkebunan dan perikanan.
Celakanya, sebagian besar kawasan hutan mangrove di Kabupaten Kepulauan Meranti terancam punah. Karena arang, semua hutan bakau di kawasan ini ditebang. Abrasi mencapai sepanjang 5 kilometer. Ini terjadi di Pulau Rangsang. Di Pulau ini, sekurang-kurangnya enam desa mengalami abrasi cukup parah, yakni Desa Bantar, Tanjung Motong, Tanjung Kedabu, Tanjung Samak, Tanjung Balak Bugur, dan Desa Sungai Guyung Kiri.
“Abrasi yang terjadi sudah sangat parah. Hampir seluruh pulau terluar tergerus ombak Selat Malaka yang kini semakin kuat dan tidak menentu,” kata  Hariansyah.
Walhi Riau juga mencatat, ratusan hektar yang dulunya permukiman penduduk dan kebun sagu warga kini telah hilang berganti menjadi lautan. Untuk mengantisipasi bencana yang lebih parah, warga sekitar berusaha bertahan dengan menanam tanaman penahan ombak api-api. Tanaman itu diharapkan dapat menahan laju abrasi. Selain masalah abrasi, tambah Kaka, persoalan yang turut memberatkan penduduk di pulau terluar Indonesia adalah diberikannya izin perkebunan bagi perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI).
Hancurnya hutan mangrove di Kabupaten Kepulauan Meranti memang tak terlepas dari munculnya sejumlah pabrik arang di kawasan itu. Secara historis hutan mangrove di Kepulauan Meranti telah lama dimanfaatkan penduduk desa pantai untuk kayu bakar, perkakas rumah, tiang dan lantai pelataran, jemuran pukat, jemuran ikan, udang dan kegunaan arang kayu bakau yang diminati untuk diekspor.
Padahal, pembabatan hutan mangrove dapat dikenai sanksi hukum. Karena dinilai telah melanggar ketentuan Undang-Undang  Nomor 41/1999 tentang Kehutanan, UU 31/2004 tentang Perikanan, UU 27/2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil. “Harus ada ketegasan dari pemerintah. Pembabat hutan mangrove dapat dijerat hukum,” imbuhnya.
Sementara itu, kerusakan hutan mangrove di Kalimantan Selatan sebagian besar disebabkan adanya kegiatan alih fungsi. Antara lain disebutkan kerusakan dikarenakan pembangunan pelabuhan khusus. Selain kerusakan hutan mangrove juga bisa disebabkan oleh ancaman eksploitasi lainnya. Seperti pembangunan pelabuhan di wilayah pesisir menjadi salah satu indikator. Dampak dan penyebab ditimbulkan kerusakan hutan mangrove dapat mengancam kelangsungan hidup ekosistem sekitarnya, yakni habitat udang dan ikan. Karena hutan mangrove salah satu tempat habitat ekosistem berkembang.
Di Kalimantan Timur kerusakan mangrove di Delta Mahakam yang berada di wilayah Kutai Kartanegara telah mencapai 50 persen dari 100 ribu hektar luasan di kawasan tersebut. “Ini terjadi dalam 10 tahun terakhir. Sebagian besar diakibatkan perluasan tambak yang tidak terkontrol dengan baik, dan juga akibat kegiatan migas yang beroperasi di kawasan ini,” kata Ketua Walhi Kaltim Isal Wardana.
Ia menjelaskan, kerusakan tersebut akan terus terjadi jika pemerintah daerah tidak melakukan langkah antisipatif secepat mungkin dengan memperketat aturan yang ada. Selain itu, melakukan rehabilitasi kawasan yang sudah rusak parah sebagai penyangga intrusi air laut dan melakukan pengelolaan Delta Mahakam berbasis masyarakat. Sebab ada ribuan warga yang tinggal di kawasan tersebut. “Harus juga dilakukan pemetaan kawasan, mana yang boleh dieksploitasi untuk tambak maupun dimanfaatkan masyarakat dan kawasan masuk dalam zona inti,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, pemanfaatan kawasan Delta Mahakam untuk aktivitas tambak telah mencapai 50 persen sementara lainnya diakibatkan aktivitas migas. Jumlah ini terus mengalami kenaikan tiap tahunnya seiring dengan tingginya permintaan produksi tambak yang berasal dari negara importir.
Upaya pemulihan dan pendayagunaan potensi hutan mangrove merupakan ekosistem yang kaya dan menjadi salah satu sumberdaya yang produktif. Namun sering pula dianggap sebagai lahan yang terlantar dan tidak memiliki nilai sehingga pemanfaatan yang mengatasnamakan pembangunan menyebabkan terjadinya kerusakan. Pengelolaan tambak memang menjanjikan hasil yang menggiurkan tetapi sangat perlu dilihat kesinambungan dan kelestarian lingkungan yang sudah terbentuk sebelumnya. Kondisi ini memerlukan suatu strategi yang jelas dan nyata untuk dapat mempertahankan dan mengelola secara baik dan utuh hutan mangrove.
Selain itu juga kondisi hutan mangrove yang terjaga dapat menjadi objek wisata yang pada akhirnya mampu menumbuhkan perekonomian masyarakat di sekitarnya. Hutan mangrove merupakan objek wisata alam yang sangat menarik. Hutan mangrove yang telah dikembangkan menjadi objek wisata alam antara lain di Sinjai Sulawesi Selatan, Muara Angke DKI Jakarta , Suwung Denpasar, Blanakan dan Cikeong, Jawa Barat, dan Cilacap, Jawa Tengah. Karakteristik hutannya yang berada di peralihan antara darat dan laut memiliki keunikan.



Sumber:  http://indomaritimeinstitute.org/?p=1534

Gejala yang akan terjadi menjelang kematian matahari

Matahari merupakan sebuah bintang, sama dengan bintang lainnya, matahari juga memiliki masa hidup. Jika bahan bakar matahari habis, maka matahari kita pun akan berhenti melakukan reaksi nuklirnya. Menurut peneliti, matahari kita akan mati sekitar 5 milyar tahun lagi. Sekarang mari kita kondisikan jika pada saat matahari akan mati masih ada kehidupan manusia di bumi.
Untuk dapat menghasilkan cahayanya sendiri dan bersinar, matahari memiliki bahan bakar helium yang difusi menjadi helium di inti matahari. Matahari menghasilkan energinya dari reaktor nuklir alaminya di pusatnya di mana suhu di pusat matahari berkisar sekitar 14.000.000 °C dan bertekanan 1.000.000.000 atmosfir (tekanan di permukaan bumi sekitar 1 atmosfir). Dengan keadaan panas yang jauh di atas panas membara seperti itu, reaksi nuklir fusi dapat terjadi di matahari. Reaksi nuklir yang terjadi di matahari adalah reaksi peleburan inti hidrogen menjadi inti helium. Nah, setiap detik 657.000.000 ton hidrogen diubah menjadi 652.500.000 ton helium. Perbedaan massa sebesar 4.500.000 juta ton yang hilang inilah yang diubah menjadi energi. Jika hidrogen mulai menipis, inti matahari akan melakukan penekanan sehingga reaksi fusi yang dilakukan semakin intens. Hal ini berujung pada kematian bintang. Proses kematian matahari mengakibatkan bencana global dalam beberapa tahapan, yaitu:
>
Tahapan pertama


Pada tahap pertama, suhu bumi menjadi 50-60 derajat celcius. Pada suhu yang seperti itu, pesawat akan susah lepas landas dan harus memiliki tenaga yang lebih kuat. Semua orang di dunia akan kepanasan, tanaman akan mati, dan es di kutub akan mencair sehingga permukaan laut dunia akan naik 60 meter. Kota-kota yang berada di pinggir pantai akan tenggelam.

Tahapan Kedua


Pada tahapan kedua ini, suhu meningkat hingga 100 derajat celcius di permukaan bumi. Manusia yang selamat akan pindah ke bawah tanah, dan manusia yang hidup di permukaan akan mati. Kalaupun kita ingin ke permukaan maka kita harus menggunakan baju astonot. Kota-kota akan terbengkalai, sumber-sumber air akan mendidih, organisme terakhir yang masih hidup adalah Cyanobacteria yang tahan terhadap panas. Magnetosfer atau medan magnet bumi ditembus oleh partikel-partikel radiasi matahari.

Tahapan Ketiga


Pada tahapan ini, suhu di bumi meningkat menjadi 300 derajat celcius. Baju-baju astronot sudah tidak bisa melindungi. Orang-orang yang tinggal di bawah tanah pun akan mati. Semua barang-barang akan meleleh. Beton-beton penyusun gedung akan retak karena airnya menguap. Tapi bangunan-bangunan zaman dulu seperti piramida dan stonehenge masih akan bertahan karena tidak menggunakan beton. Laut sudah tidak ada airnya. Kalaupun ada, airnya pasti panas dan mendidih. Konsentrasi O2 (oksigen) rendah hingga di bawah 10% (karena panas dan kalah dengan konsentrasi uap air). Akibatnya, walaupun panas, tidak bisa terbakar karena kekurangan oksigen.

Tahapan Keempat


Pada tahapan ini, matahari semakin membesar. Kontraksi gravitasi yang terjadi di matahari menyebabkan intinya semakin memanas, dan helium yang terbentuk sebelumnya dari hidrogen melalui reaksi nuklir, nantinya akan membentuk inti karbon yang lebih berat lagi juga lewat reaksi nuklir. Akibat kontraksi gravitasi yang terjadi, inti matahari semakin panas dan konsekuensinya permukaan matahari kita akan membesar hingga lebih dari 100 kali dari matahari kita sekarang. Planet Merkurius dan Venus sudah ditelan oleh matahari. Suhu bumi mencapai 1300 derajat. Piramida dan Stonehenge pun akhirnya meleleh. Tidak ada lagi kehidupan di bumi, termasuk bakteri Cyanobacteria. Tetesan air yang terakhir sudah menguap ke angkasa. Di angkasa, H2O terkena radiasi matahari dan terpisah menjadi H dan O. Hidrogen pergi ke angkasa, namun oksigennya kembali ke bumi. Karena 02 tersebut ada lagi maka bumi pun terbakar. Bumi berubah menjadi planet merah yang terdiri dari batu meleleh tanpa menyisakan bekas-bekas peradaban. Zona layak huni bergeser ke daerah orbit Jupiter, Saturnus, Uranus yang dulunya dingin. Dan pada akhirnya bumi ditelan matahari.

Tapi semua ini hanya hipotesa yang baru akan terjadi 5 milyar tahun lagi. Entah apakah masih ada kehidupan di bumi pada saat itu atau manusia sudah pindah ke planet lain.

http://vengeanceland.blogspot.com
http://martin-big.blogspot.com/2011/06/gejala-gejala-yang-akan-terjadi.html

Cerita Seorang Petani

Ada sebuah Alkisah jaman dahulu kala ada seorang petani miskin yang hidup dengan seorang putera nya. Mereka hanya memiliki seekor kuda kurus yang sehari-hari membantu mereka menggarap ladang mereka yang tidak seberapa. Pada suatu hari, kuda pak tani satu2 nya tersebut menghilang, lari begitu saja dari kandang menuju hutan.
Orang-orang di kampung yang mendengar berita itu berkata: "Wahai Pak tani, sungguh malang nasibmu!". 

Pak tani hanya menjawab, "Malang atau beruntung? Aku tidak tahu …" Keesokan hari nya, ternyata kuda pak Tani kembali ke kandangnya, dengan membawa 100 kuda liar dari hutan. Segera ladang pak Tani yang tidak seberapa luas dipenuhi oleh 100 ekor kuda jantan yang gagah perkasa. Orang2
dari kampung berbondong datang dan segera mengerumuni "koleksi" kuda2 yang berharga mahal tersebut dengan kagum. Pedagang2 kuda segera menawar kuda2 tersebut dengan harga tinggi, untuk dijinakkan dan dijual. Pak Tani pun menerima uang dalam jumlah banyak, dan hanya menyisakan 1 kuda liar untuk berkebun membantu kuda tua nya.
Orang-orang di kampung yang melihat peristiwa itu berkata: "Wahai Pak tani, sungguh beruntung nasibmu!".
Pak tani hanya menjawab, "Malang atau beruntung? Aku tidak tahu …" Keesokan hari nya, anak pak Tani pun dengan penuh semangat berusaha menjinakan kuda baru nya. Namun, ternyata kuda tersebut terlalu kuat, sehingga pemuda itu jatuh dan patah kaki nya.

Orang-orang di kampung yang melihat peristiwa itu berkata: "Wahai Pak tani, sungguh malang nasibmu!".
Pak tani hanya menjawab, "Malang atau beruntung? Aku tidak tahu …"

Pemuda itupun terbaring dengan kaki terbalut untuk menyembuhkan patah kaki nya. Perlu waktu lama hingga tulang nya yang patah akan baik kembali. Keesokan hari nya, datanglah Panglima Perang Raja ke desa itu. Dan memerintahkan seluruh pemuda untuk bergabung menjadi pasukan raja untuk bertempur melawan musuh di tempat yang jauh. Seluruh pemuda pun wajib bergabung, kecuali yang sakit dan cacat. Anak pak Tani pun tidak harus berperang karena dia cacat. Orang-orang di kampung berurai air mata melepas putra-putra nya bertempur, dan berkata: "Wahai Pak tani, sungguh beruntung nasibmu!". Pak tani hanya menjawab, "Malang atau beruntung? Aku tidak tahu …" Kisah di atas, mengungkapkan suatu sikap yang sering disebut: non-judgement. Sebagai manusia, kita memiliki keterbatasan untuk memahami rangkaian kejadian yang diskenariokan Sang Maha Sutradara. Apa2 yang kita sebut hari ini sebagai "kesialan", barangkali di masa depan baru ketahuan adalah jalan menuju "keberuntungan" .

Maka orang2 seperti Pak Tani di atas, berhenti untuk "menghakimi" kejadian dengan lab l2 "beruntung", "sial", dan sebagainya. Karena, siapalah kita ini menghakimi kejadian yang kita sunguh tidak tahu bagaimana hasil akhirnya nanti. Seorang karyawan yang dipecat perusahaan nya, bisa jadi bukan suatu "kesialan", manakala ternyata status job-less nya telah memecut dan membuka jalan bagi dirinya untuk menjadi boss besar di perusahaan lain. Maka berhentilah menghakimi apa –apa yang terjadi hari ini, kejadian –kejadian PHK , Paket Hengkang , Mutasi tugas dan apapun namanya . . . .yang selama ini kita sebut dengan "kesialan" , "musibah " dll , karena .. sungguh kita tidak tahu apa yang terjadi kemudian dibalik peristiwa itu (di) "Hadapi badai kehidupan sebesar apapun. Tuhan takkan lupa akan kemampuan kita. Kapal hebat diciptakan bukan untuk dilabuhkan di dermaga saja."

Cerita Kisah Sukses Steve Jobs


Cerita Kisah Sukses Steve Jobs ~ Lahir pada tahun 1955 Los Altos California; Bersama dengan Steve Wozniak, pendiri perusahaan Apple Komputer dan telah menjadi multi-jutawan sebelum berumur 30 tahun. Dimulai dengan perusahaan NeXT untuk membuat sistem pendidikan dengan harga yang terjangkau, menemukan bahwa menjual software lebih baik dari pada menjual hardware. Pada February 1955, Jobs tidak merasa senang bersekolah di Mountain View, jadi keluarganya pindah ke Los Altos, California, dimana Steven melanjutkan ke sekolah tinggi Homestead. Guru elektroniknya di sekolah tinggi Homestead, Hohn McCollum, memanggilnya sebagai "something of a loner" dan "always had a different way of looking at things." Setelah selesai sekolah, Steve Jobs melanjutkan mengajar di perusahaan elektronika Hewlett-Packard di Palo Alto, California. Disana dia direkrut sebagai karyawan selama musim panas.


Karyawan lain di Hewlett-Packard adalah Stephen Wozniak seorang yang drop-out dari University of California di Berkeley. Seorang insinyur whiz dengan kemampuan elektronika seperti gadgets, Wozniak pada waktu itu mengenalkan "blue box," hasil karyanya, sebuah telepon genggam ilegal yang dapat digunakan untuk komunikasi sambungan langsung jarak jauh. Jobs membantu Wozniak menjual beberapa nomor kepada pelanggan. Steve Jobs bekerja untuk Atari setelah lulus dari Reed College, Jobs menemukan temannya Steve Wozniak. Dua desainer komputer game dan telepon "blue box", mendapatkan lebih banyak keahlian mereka dari klub komputer Homebrew.


Memulai kerja di sebuah garasi milik keluarganya, mereka mengatur usahanya ketika toko Byte di Mountain View membeli lima puluh komputer assembling mereka. Dari sinilah dimulainya perusahaan komputer Apple didirikan. Nama ini berdasarkan nama buah favorit Job dan logonya dipilih untuk mempresentasikan nama perusahaan dan kata-kata bitnya. Menjelang awal tahun 1980 Jobs mengkontrol langsung bisnis perusahaan, dengan sukses memilih presiden yang akan mengambil alih organisasi supaya lebih tinggi lagi. Dengan latar belakang tahun 1985 Jobs melepaskan kekuatannya kepada John Sculley, setelah mendapat pendanaan baru untuk melanjutkan perusahaan NeXT. Steve Jobs melakukan inovasi ide tentang personal komputer sehingga merevolusi industri hardware and software komputer.

Ketika Jobs berumur 21 tahun, dia dan temannya, Wozniak, membuat personal komputer yang disebuat Apple. Apple merubah ide orang tentang komputer dari kotak besar yang penggunaan hanya oleh perusahaan besar dan pemerintah menjadi kotak kecil yang digunakan orang biasa. Tidak ada perusahaan yang melakukan demokratisasi komputer untuk pengguna yang lebih mudah lagi dari komputer buatan perusahaan Apple. Software buatan Jobs melakukan riset untuk Macintosh yang mengenalkan tampilan windows dan teknologi mouse yang dibuat standar untuk semua aplikasi pada software. Dua tahun setelah membuat Apple I, Jobs memperkenalkan Apple II. Apple II adalah personal komputer untuk rumah dan usaha kecil selama kurang lebih 5 tahun. Ketika Macintosh dikenalkan pada tahun 1984, yang dipasarkan untuk usaha menengah dan besar. Macintosh mengambil langkah yang pertamanya dalam mengadaptasi personal komputer untuk kebutuhan kerja perusahaan. 

 Pekerja di kantor mendapatkan kemudahan pengetahuan komputer dalam aktifitas harian melalui tampilan Macintosh yang mudah digunakan. Steve Jobs menyadari sebagai orang muda yang brilian di Silicon Valley, karena dia melihat permintaan masa depan dari industri komputer. 

Dia merasa mampu membuat personal komputer untuk pasar dari produknya. "Personal komputer dibuat berdasarkan revolusi hardware pada tahun 1970 dan perubahan dramatis berikutnya akan datang pada revolusi software," kata Jobs. Ide inovasinya dengan penggunaan yang mudah untuk Macintosh merubah desain dan fungsi dari tampilan software untuk komputer. Tampilan Macintosh memungkinkan orang untuk berinteraksi lebih mudah dengan komputer, karena mereka menggunakan mouse untuk mengklik pada display obyek pada screen untuk melakukan fungsi perintah tertentu. 

Macintosh mendapatkan perintah komputer yang memudahkan orang dalam menggunakan komputer. Setelah berhenti dari perusahaan Apple, Jobs akan melanjutkan tantangan dirinya untuk membuat komputer dan software untuk riset dan pendidikan dengan memulai membangun perusahaan baru seperti komputer NextStep.

sumber Antonhuang.com ~ Universitasbisnis.com

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. BLOG BERBAGI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger